5 Penyakit Yang Sering Menimpa Saat Bepergian Jauh Dan Cara Mencegahnya

Dani Febrian
· 1 tahun yang lalu · 18 min read
5 Penyakit yang Sering Menimpa Saat Bepergian Jauh dan Cara Mencegahnya

Bepergian jauh, baik untuk liburan, pekerjaan, atau petualangan, bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan. Namun, ada beberapa penyakit yang sering menimpa para pelancong. Mengetahui penyakit-penyakit ini dan cara mencegahnya dapat membantu menjaga kesehatan dan memastikan perjalanan tetap menyenangkan. Berikut adalah beberapa penyakit yang umum terjadi saat bepergian jauh serta tips pencegahannya.

1. Traveler's Diarrhea (Diare Pelancong)

Penyebab:
Traveler's diarrhea biasanya disebabkan oleh konsumsi makanan atau air yang terkontaminasi bakteri, virus, atau parasit, seperti E. coli.

Gejala:
Gejala umum meliputi sering buang air besar, kram perut, mual, dan muntah.

Pencegahan:

  • Hindari minum air keran dan es batu.
  • Konsumsi makanan yang dimasak dengan baik.
  • Hindari makanan mentah seperti salad dan buah yang tidak dikupas.
  • Gunakan pembersih tangan berbasis alkohol sebelum makan.

2. Malaria

Penyebab:
Malaria disebabkan oleh parasit Plasmodium yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles yang terinfeksi.

Gejala:
Gejala malaria termasuk demam, menggigil, sakit kepala, nyeri otot, dan kelelahan.

Pencegahan:

  • Minum obat antimalaria sesuai resep sebelum, selama, dan setelah perjalanan.
  • Gunakan kelambu saat tidur.
  • Aplikasikan obat nyamuk yang mengandung DEET.
  • Kenakan pakaian yang menutupi tubuh, terutama saat senja dan fajar.

3. Motion Sickness (Mabuk Perjalanan)

Penyebab:
Mabuk perjalanan terjadi karena ketidakseimbangan antara apa yang mata lihat dan apa yang telinga bagian dalam rasakan saat bergerak.

Gejala:
Gejala termasuk pusing, mual, muntah, dan keringat dingin.

Pencegahan:

  • Duduk di kursi yang lebih stabil (seperti bagian tengah kapal atau sayap pesawat).
  • Fokuskan pandangan ke cakrawala.
  • Hindari membaca atau melihat layar gadget dalam perjalanan.
  • Minum obat antimabuk perjalanan sesuai anjuran sebelum perjalanan dimulai.

4. Jet Lag

Penyebab:
Jet lag terjadi akibat gangguan ritme sirkadian tubuh karena perjalanan melintasi beberapa zona waktu.

Gejala:
Gejala meliputi kelelahan, sulit tidur, kebingungan, sakit kepala, dan gangguan pencernaan.

Pencegahan:

  • Atur pola tidur beberapa hari sebelum keberangkatan sesuai dengan zona waktu tujuan.
  • Tetap terhidrasi selama penerbangan.
  • Ekspos diri pada cahaya alami sebanyak mungkin di tujuan.
  • Hindari kafein dan alkohol dekat dengan waktu tidur.

5. Heat Exhaustion (Kelelahan Panas)

Penyebab:
Kelelahan panas terjadi akibat paparan suhu tinggi, terutama saat aktivitas fisik berat, yang mengakibatkan dehidrasi.

Gejala:
Gejala termasuk keringat berlebihan, kulit pucat, pusing, mual, dan kelelahan.

Pencegahan:

  • Minum banyak air untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi.
  • Kenakan pakaian yang ringan dan berwarna terang.
  • Hindari aktivitas fisik berat di tengah hari yang panas.
  • Beristirahatlah di tempat yang teduh atau ber-AC jika merasa terlalu panas.

Bepergian jauh memerlukan persiapan yang matang, termasuk memperhatikan kesehatan. Dengan mengenali penyakit-penyakit yang umum terjadi saat bepergian dan menerapkan langkah-langkah pencegahan yang tepat, kita dapat meminimalkan risiko dan menikmati perjalanan dengan lebih aman dan nyaman. Selalu konsultasikan dengan dokter sebelum melakukan perjalanan, terutama jika mengunjungi daerah yang rawan penyakit tertentu, dan pastikan membawa obat-obatan yang diperlukan. Jadi selalu bergati-hati dalam setiap hal dan melakukan persiapan perjalanan secara dini seperti membeli tiket kapal secara jauh-jauh hari saat menyebrang agar tidak kehabisan.