Panduan Berwisata Di Labuan Bajo, Dari Km Komodo Hingga Hotel Meurora

Dani Febrian
· 7 bulan yang lalu · 20 min read
Panduan Berwisata di Labuan Bajo, Dari KM Komodo Hingga Hotel Meurora

Labuan Bajo, kota pelabuhan di bagian barat Nusa Tenggara Timur (NTT), telah ditetapkan sebagai salah satu bagian dari proyek "Lima Destinasi Super Prioritas" Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, bersama Likupang di Sulawesi utara Mandalika di Nusa Tenggara Barat, Borobudur di Jawa Tengah, dan Danau Toba di Sumatera Utara.

Sebagai daerah pelabuhan dan terpenting di daerah Nusa Tenggara, kawasan Labuan Bajo punya banyak sekali objek wisata menarik. Diantaranya Pulau Padar, Puncak Waringin, Gua Batu Cermin. Ada pula beberapa objek wisata di pulau-pulau sekitarnya, seperti Pantai Pink, Pulau Bidadari, hingga yang paling terkenal, Taman Nasional Komodo. Jelas karena hal tersebut, pemerintah ingin menggarap potensi wisata tersebut dengan lebih baik dan menjadikannya sebagai salah satu Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Seiring dengan meningkatnya pembangunan dan prioritas daerah tersebut, akses menuju Labuan Bajo dan mengelilinginya relatif semakin mudah. Para wisatawan bisa menggunakan beragam moda transportasi untuk bisa mencapainya, namun karena berada di gugusan kepulauan, transportasi kapal menjadi hal yang tak terhindarkan lagi. Untuk menentukan tujuan atau destinasi yang diinginkan dari Labuan Bajo, Anda bisa membuka trip.ferizy.com. Dari Bira yang terletak di Sulsel hingga Sape yang berada di NTT menjadi pilihan rute petualangan. Namun bila Anda ingin mencarter kapal untuk liburan pribadi dengan keluarga.bisa memilih  salah satu kapal ferry paling ikonik yang berada di Labuan Bajo adalah KMP Komodo

Kapal ferry wisata ini memiliki kapasitas penumpang 80 orang dan mempunyai berbagai fasilitas yang menunjang kenyamanan serta keamanan seperti ruangan ber-AC, tempat beristirahat dengan kursi malas (lazy deck), cafetaria, musola, dan layanan hiburan seperti karaoke dan live music. Untuk memesannya bisa diklik di link yang ini

Untuk berlibur Anda bisa menggunakan biro perjalanan resmi, maupun pemandu wisata partikelir yang bisa ditemui di kafe-kafe sekitar pelabuhan. Mereka bisa lebih fleksibel mengatur rute perjalanan Anda, sehingga harus pandai menawar harga. Bulan ramai wisatawan di Labuan Bajo terjadi pada periode April hingga September sehingga harga kebutuhan untuk liburan biasanya naik.

Memilih penginapan untuk  mengabadikan setiap  momen favorit bersama keluarga juga menjadi hal prioritas saat berlibur di Labuan Bajo seperti di hotel bintang lima Meurorah. Hotel yang menjadi tuan rumah dari KTT ASEAN yang diselenggarakan beberapa waktu lalu ini. Meurorah juga berhasil mendapatkan penghargaan Rising Star Hotel dan Trip Best Luxury Hotel dari trip.com pada tahun lalu. Hotel Meurorah yang dimiliki oleh PT ASDP Indonesia Ferry Persero ini didirikan di kawasan strategis di kawasan Waterfront Marina Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Waterfront Marina dibagi dalam lima zona yang terdiri dari zona pejalan kaki, pembangunan plaza, dan ruang publik. Terletak di tepi laut, wisatawan bisa menyaksikan indahnya panorama senja dan matahari terbit lengkap dengan pemandangan kapal-kapal pinisi yang berlabuh di dermaga Labuan Bajo, dari balkon hotel

Meurorah memiliki 145 kamar lengkap dengan presidential suite sebagai kelas terbaik dengan pemandangan pelabuhan dan laut yang luar biasa. Kolam renang yang didesain menghadap ke arah lautan, restoran lezat yang menawarkan menu eksklusif, ruang gym bayfit dengan peralatan terbaru, tempat bermain anak hingga ruang multifungsi yang mampu menampung hingga 1.000 tamu, menjadikan hotel ini sebagai tempat prioritas saat berlibur di Labuan Bajo.

Berlibur di Labuan Bajo terasa seperti menggenggam secercah surga tropis dengan keindahan dan pelayanan yang luar biasa. Mulai menginap di hotel mewah Meurorah dengan fasilitas dan panorama terbaik hingga menjangkau seluruh keindahan alam seperti pantai, bukit hingga melihat keabadian Komodo dengan layanan terbaik dari ferizy.com.