Membeli tiket dari calo seringkali terlihat lebih mudah dan cepat, terutama saat sedang terburu-buru atau kehabisan tiket resmi. Namun, ada beberapa kerugian yang mungkin tidak disadari saat membeli tiket dari calo. Praktik percaloan tiket sendiri sudah menjadi permasalahan tersendiri di Indonesia, dimana problem ini menjadi serius karena banyak kerugian yang dialami masyarakat dengan penipuan ataupun meningkatkan harga tiket diluar harga resmi.
Resiko, kesalahan pencetakan tiket seperti asal dan tujuan pelabuhan, nama, dan plat kendaraan yang tidak sesuai menjadi keluhan serius pengguna jasa yang akhirnya tidak bisa menggunakan layanan penyeberangan. Belum lagi, harga yang sangat tinggi pada momen-momen seperti lebaran dan natal kerap meneror pengguna jasa yang menggunakan jasa calo.
Berdasarkan undang-undang hukuman yang dikenakan untuk praktik Calo tiket yakni: Pasal 378 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang penipuan. Apabila seseorang terbukti melakukan penipuan, maka dapat dikenakan pidana penjara paling lama 4 tahun dan denda sebesar Rp 500 juta.
Untuk menghindari praktik percaloan dalam membeli tiket kapal maka Ferizy memandu Anda untuk memesan tiket secara mandiri dengan cara dibawah ini:
Pengguna aplikasi Ferizy sendiri terus meningkat secara berkala dan konsisten sejak diluncurkan pada tahun 2020 silam. Dari kemunculannya, Ferizy memiliki 438.108 user hingga 31 Desember 2020. Kemudian meningkat menjadi 792.808 user pada 31 Desember 2021 atau di tahun depannya. Kemudian meningkat lagi 1.178.576 user di akhir tahun selanjutnya. Tak heran bila pengguna Ferizy tembus hingga lebih dari 2.000.000 user pada tahun ini.
Ferizy juga memudahkan pembayaran dimana bisa melakukan transaksi mulai dari layanan Internet banking, Finpay, virtual account, gerai ritel,hingga E-wallet. Setelah melakukan pembayaran pengguna jasa dapat menerima E-Tiket dengan barcode yang tercetak untuk menggunakan jasa penyebrangan ke tujuan yang diinginkan.
Pada goals selanjutnya, PT ASDP Indonesia Ferry Persero akan mengimplementasikan layanan ferizy secara go live di seluruh cabang pelabuhan Indonesia, agar pengguna jasa dapat merasakan manfaat menyebrang secara cepat tanpa menggunakan calo dengan wujud transformasi digital perusahaan bernama Ferizy.