Mobil berjenis transmisi matic pada saat ini menjadi pilihan masyarakat Indonesia khususnya daerah ibukota. Menawarkan kepraktisan dan kemudahan dalam berkendara, hal ini lah yang menjadi kelebihan mobil matic dibandingkan mobil manual. Biaya perawatan yang cukup tinggi dan cukup sulit sepertinya bukan menjadi suatu penghalang besar.
Hal itu bisa dilihat bahwa mobil matic lebih banyak beredar dari pada mobil manual di jalanan. Tapi apakah kamu tahu cara mengendarai mobil matic ini? Nah, baca artikel sampai habis ya, karena pada artikel kali ini akan dibahas mengenai cara belajar mobil matic dengan cepat.
1. Mengetahui Fungsi Tuas
Saat belajar mobil matic, hal pertama yang harus diketahui adalah fitur dan letak tuas penting dalam mobil. Tuas-tuas dasar seperti tuas lampu, wiper, sein dll. harus lah kamu tahu letaknya agar saat berkendara nanti kamu tidak kagok saat ingin mengaktifkan fitur-fitur dari tuas tersebut.
Selain itu, pelajari juga tombol-tombol yang ada di setir dan tombol penting yang menempel pada dashboard. Tombol di lingkar kemudi biasanya berfungsi untuk mengatur audio serta cruise control kalau ada. Nah, sebisa mungkin kakmu tahu cara mengoperasikannya.
Fitur-fitur tersebut akan memudahkan kamu dalam berkendara pastinya. Jika ada tombol pada dashboard, maka usahakan kamu tahu fungsi dari tombol tersebut.
2. Pelajari Istilah Perseneling dan Atur Posisi Kaki
Selanjutnya, hal yang perlu diketahui ialah fungsi pada tuas perseneling mobil matic, terdapat indicator huruf seperti P, R, N, D, 1, 2, 3 dsb.
Fitur pada huruf P adalah posisi perseneling di mana saat mobil kamu dalam keadaan terparkir. Jangan pernah menggunakan posisi P ini untuk menahan mobil terparkir dan dalam keadaan menanjak atau menurun. Hal seperti ini lama kelamaan akan merusak transmisi kamu.
Kemudian pada huruf R, berfungsi ketika kamu ingin memundurkan kendaraan. Sedangkan N adalah posisi netral, jangan gunakan posisi N saat kamu sedang jalan menurun, karena saat jalan menurun nanti aka nada saatnya di mana kamu harus berjalan lagi dan harus segera memindahkan posisi perseneling ke posisi D.
Lalu indikator pada huruf D pada mobil matic artinya adalah kamu sudah siap jalan. Maksudnya, jika kamu memindahkan posisi perseneling ke D maka kamu tinggal lepas rem dan kamu akan berjalan.
Lanjut ke indikator selanjutnya yaitu 1,2, dan 3. Indikator ini biasanya berbeda-beda tiap mobil namun fungsinya sama. Angka 1 berfungsi ketika kamu melewati jalan menanjak yang terjal dan membutuhkan tenaga dari mesin yang lebih. Semakin besar angkanya maka semakin rendah juga tingkat kesulitan yang akan dilalui mobil kamu.
Tips buat kamu, usahakan selalu injak rem saat keadaan mobil diam dan ingin memindahkan posisi perseneling. Hal ini bertujuan agar mobil tidak lepas kendali. Kamu juga harus mengatur posisi duduk dan kaki kamu. Sebisa mungkin hanya gunakan satu kaki untuk mengoperasikan dua pedal, karena jika kamu menggunakan kedua kaki dikhawatirkan akan kagok. Namun kalau sudah biasa hal tersebut bukanlah masalah.
Mulailah jalan perlahan terlebih dahulu kemanapun yang kamu inginkan. Se Gunakan spion sebaik mungkin dan perlakukan mobil kamu sebagaimana mestinya. Gunakan rem sehalus mungkin agar kamu dan penumpang lain merasakan kenyamanan saat dalam perjalanan dan selalu berhati-hati di jalan ya!
Bagaimana dengan tips diatas, belajar mengendarai mobil matic sangat mudah bukan? Bila sudah lancar, bukan tidak mungkin berkendara jauh tidaklah masalah lagi dan kamu sudah bisa memesan tiket kapal untuk mudik ke kampung halaman sembari membawa kendaraan kesayangan