Jurus Jitu Asdp Hadapi Arus Angkutan Lebaran 2025

Dani Febrian
· 1 tahun yang lalu · 13 min read
Jurus Jitu ASDP Hadapi Arus Angkutan Lebaran 2025

 

 

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) telah menyusun strategi komprehensif untuk menghadapi lonjakan arus penumpang dan kendaraan selama Angkutan Lebaran 2025. Langkah-langkah ini mencakup peningkatan infrastruktur pelabuhan, optimalisasi operasional melalui digitalisasi, serta manajemen arus kendaraan dan penumpang.

Peningkatan Infrastruktur dan Fasilitas Pelabuhan

Salah satu upaya signifikan adalah pengintegrasian lahan Pelabuhan Indah Kiat yang terletak di sebelah Dermaga 7 Pelabuhan Merak. Langkah ini berhasil menambah kapasitas parkir kendaraan kecil dari 5.526 unit menjadi 7.326 unit. Selain itu, ASDP telah meresmikan Port Operation Control Center (POCC) sebagai pusat kendali operasional pelabuhan lintas pemangku kepentingan, memudahkan pengambilan keputusan cepat dan tepat, terutama saat kondisi padat seperti angkutan Lebaran atau cuaca ekstrem.

Digitalisasi Layanan dan Pembelian Tiket

ASDP terus mengembangkan platform tiket online Ferizy untuk mempermudah masyarakat dalam merencanakan perjalanan. Pembelian tiket kini dapat dilakukan minimal H-60 sebelum keberangkatan melalui berbagai kanal, termasuk transfer bank dan e-wallet. Edukasi dan sosialisasi masif dilakukan untuk memastikan masyarakat memahami pentingnya membeli tiket jauh hari dan tiba di pelabuhan sesuai jadwal yang tertera di tiket.

Manajemen Arus Kendaraan dan Penumpang

ASDP bersama pemangku kepentingan terkait siap menerapkan kebijakan yang berorientasi pada kelancaran lalu lintas saat momen puncak arus mudik. Di Pelabuhan Merak, 67 kapal akan dioperasikan dengan kapasitas harian mencapai 25.067 kendaraan. Pelabuhan Ciwandan dan Bojonegara (BBJ) akan berfungsi sebagai pelabuhan pendukung, menampung kendaraan tambahan hingga 6.760 unit per hari. Buffer zone tambahan juga telah disiapkan di Indah Kiat untuk mengurai kepadatan.

Prediksi Lonjakan Penumpang dan Kendaraan

ASDP memperkirakan jumlah penumpang penyeberangan akan meningkat sekitar 10 persen pada Lebaran 2025 dibandingkan realisasi 2024. Diprediksi, total penumpang mencapai 4,56 juta orang dan jumlah kendaraan mencapai 1,1 juta unit. Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 28 Maret 2025 atau H-3 Lebaran, sementara puncak arus balik diproyeksikan pada 6 April 2025 atau H+5 Lebaran.

Dengan strategi-strategi tersebut, ASDP berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang aman, nyaman, dan efisien bagi seluruh pengguna jasa selama periode Angkutan Lebaran 2025.