Peran Pt Asdp Indonesia Ferry (Persero) Di Bumi Khatulistiwa

Dani Febrian
· 2 tahun yang lalu · 19 min read
Peran PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) di Bumi Khatulistiwa

Khatulistiwa merupakan sebuah garis khayal keliling bumi menjadi dua bagian yang sama yaitu belahan Bumi bagian Utara dan bagian Selatan.  Indonesia menjadi salah satu negara yang dilewati  oleh garis Khatulistiwa loh, Kita dapat menemukannyai Provinsi Kalimantan Barat Kota Pontianak. Daerah khatulistiwa memiliki intensitas cahaya matahari paling tinggi daripada belahan bumi lainnya, hal ini lah yang menyebabkan kawasan sepanjang khatulistiwa sangat kaya akan vegetasi sehingga tanahnya sangat subur dan cocok untuk lahan perkebunan dan didalamnya menyimpan banyak kekayaan alam.

Selain dilewati garis khatulistiwa, tahukah kalian kalau di Provinsi Kalimantan Barat juga terdapat sungai terpanjang di Indonesia loh, yaitu sungai Kapuas yang panjangnya mencapai 1.143 km yang terbentang membelah pulau Kalimantan. Sungai Kapuas menjadi sumber kehidupan utama bagi masyarakat Provinsi Kalimantan Barat. Sungai Kapuas dijadikan sebagai jalur transportasi, mata pencarian untuk swadaya perikanan, keperluan rumah tangga lainnya. Oleh karena itu PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) hadir di bumi khatulistiwa sebagai moda transportasi masyarakat untuk menghubungkan  daerah-daerah yang terputus oleh aliran sungai dan juga sebagai moda transportasi yang mendistribusikan komoditi barang, logistik, hasil perikanan dan hasil perkebunan sekaligus hadir untuk percepatan pembagunan daerah.

ASDP Indonesia Ferry (Persero) hadir di Bumi Khatulistiwa sejak tahun 1970an sampai dengan sekarang. Saat ini ASDP melayani 11 Kapal Penyeberangan dan 10 Lintasan Penyeberangan yang tersebar di seluruh wilayah Kalimantan Barat diantaranya : Kabupaten Kubu Raya (Lintasan Rasau Jaya-Pinang Luar-Teluk Batang, Parit Sarem-Sungai Nipah, Teluk Malike – Jangkang Dua & Sumber Agung – Seponti Jaya), Kabupaten Sambas (Lintasan Tebas Kuala- Tebas Seberang & Lintasan Sumpit – Ceremai), Kabupaten Kayong Utara (Lintasan Teluk Batang – Rasau Jaya & Seponti Jaya-Sumber Agung), Kabupaten Sanggau (Lintasan Kuala Buayan-Sungai Dekan), Kabupaten Sekadau ( Lintasan Sei. Asam – Sunyat) dan Kota Pontianak (Lintasan Bardan – Siantan). Lintasan tersebut memiliki klasifikasi yaitu 3 Lintasan Komersial dan 3 Lintasan Perintis yang tersebar mulai dari kota sampai ke daerah 3 T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar ) di Provinsi Kalimantan Barat.

Dalam melayani sehari-hari PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) memiliki penyebutan nama yang khas dan unik loh di masing – masing daerah yang dilayani, adapun masyarakat Bumi Khatulistiwa biasa memanggil ASDP dengan penyebutan Pelampong ASDP, Feri ASDP, Kapal Kamek ASDP dan Kapal nyaman ASDP. Penyebutan tersebut selalu muncul ditengah-tengah masyarakat yang ingin menyeberang sungai, karena masyarakat pengguna jasa sudah sangat asyik dengan keberadaan kapal ASDP dan membaur dengan  karyawan darat maupun ABK.

Menurut data survey kepuasan pelanggan terakhir bahwa pengguna jasa senang dan asyik naik kapal ASDP karena kemudahan membeli tiket kapal, nyaman dan di dalam tiket sudah tertera jiwa dan kendaraan telah diasuransikan sehingga mereka merasa lebih aman dibandingkan naik kapal-kapal perahu lainnya. Selain itu Masyarakat pengguna jasa juga mendukung apabila adanya digitalisasi pembelian tiket melalui Ferizy.com yang dapat mempermudah dalam memperoleh tiket.Dengan selalu memberikan pelayanan prima yang berlandaskan 3 New Habbits (Zero Fraud, Safety & Service Exellence dan Financial Effectiveness) secara konsisten PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) selalu ada di benak Masyarakat di bumi Khatulistiwa sehingga terus maju dan tumbuh bersama.